TERKINI
Lorem 1
Technology
Circle Gallery
‹
›
Shooting
Racing
Postingan Populer
News
LUMAJANG – Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad seorang gadis muda di dalam kamar belakang rumahnya, jajaran Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku.
Tersangka diketahui berinisial IR (18), yang tidak lain merupakan pacar sekaligus tetangga korban.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Ari Nuzul Aulia mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyelidikan intensif yang berlangsung sejak jasad korban ditemukan di rumah di Dusun Krajan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (3/7/2026).
"Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Satreskrim Polres Lumajang bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka saat berada di rumahnya," ujar AKP Ari Nuzul Aulia saat memberikan keterangan kepada awak media.
Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Saat itu korban dan pelaku pergi bersama ke Kota Lumajang untuk makan malam. Setelah selesai, pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor.
Tiba di rumah korban, pelaku masuk ke dalam rumah dan keduanya sempat melakukan hubungan intim sebanyak dua kali.
Namun, situasi berubah ketika korban merasa kesal karena pelaku terus bermain telepon genggamnya setelah berhubungan badan.
"Setelah itu terjadi cekcok antara korban dan pelaku, yang diawali karena pelaku bermain handphone sendiri," jelas AKP Ari.
Perselisihan semakin memanas hingga korban melontarkan kata-kata kasar dan menghina orang tua pelaku.
Ucapan tersebut diduga menjadi pemicu utama pelaku nekat menghabisi nyawa korban.
Dalam kondisi emosi, pelaku keluar dari kamar dan mengambil sebatang kayu. Ia kemudian kembali masuk ke kamar korban dan memukul korban sebanyak tiga kali hingga terjatuh di samping lemari.
"Pelaku menghabisi korban diawali dengan memukul menggunakan kayu sebanyak tiga kali hingga korban jatuh di samping lemari," terang AKP Ari.
Karena korban masih berteriak dan meronta, pelaku kemudian menyumpal mulut korban menggunakan seprei yang ada di dalam kamar.
Setelah itu, pelaku mencekik korban menggunakan celana jeans milik korban hingga dipastikan meninggal dunia.
Usai melakukan pembunuhan, pelaku pulang ke rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Rumah pelaku dan korban berdekatan. Setelah mengantar korban, pelaku pulang menyimpan motornya, kemudian kembali ke rumah korban dengan berjalan kaki," jelas AKP Ari.
Untuk menghilangkan kecurigaan, keesokan harinya pelaku meminta seorang teman korban yang juga merupakan tetangga untuk mengecek kondisi korban di rumahnya.
Dari pengecekan itulah korban akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Menurut penyidik, tindakan tersebut hanyalah upaya pelaku membangun alibi.
"Itu hanya alibi pelaku. Sebenarnya dia ketakutan dan ingin memastikan korban sudah meninggal," tegas AKP Ari.
Saat ini tersangka telah ditahan di Polres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun," pungkas AKP Ari Nuzul Aulia. (*)
Jakarta – Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, yang diserahkan pada Rapat Kerja Nasional Evaluasi di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, sebagai representasi institusi Polri. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, pengamanan, perlindungan jemaah, serta penegakan hukum guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan.
Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Dr. Mochamad Irfan Yusuf.
Menurut Menteri Haji dan Umrah, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Sepanjang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif dalam mendukung berbagai tahapan penyelenggaraan, mulai dari pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, hingga penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran penyelenggaraan haji.
Sebagai bagian dari penguatan koordinasi tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal. Satgas ini hadir untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan langkah preventif, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan penyelenggaraan ibadah haji secara melawan hukum. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada calon jemaah haji Indonesia.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polri. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri.
Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri.
Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji.
“Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. Sinergi yang kuat merupakan kunci untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, hasil evaluasi tahun ini akan menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun berikutnya,” tambahnya.
Penghargaan yang diterima Polri pada Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkementerian dan lembaga mampu menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Ke depan, Polri akan terus mendukung setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, serta memperoleh perlindungan secara optimal sejak sebelum keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air.
Jakarta – Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyegaran di tubuh Polri guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
Adapun enam Kapolda yang melaksanakan serah terima jabatan, yakni:
- Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.;
- Kapolda Sumatera Barat dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.;
- Kapolda Jawa Barat dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.;
- Kapolda Kalimantan Barat dari Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.;
- Kapolda Kalimantan Utara dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H.; dan
- Kapolda Papua Barat Daya dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan.
“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutupnya.
SURABAYA – Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim juga terus berkomitmen peduli terhadap kesejahteraan warga salah satunya melalui swasembada pangan.
Untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dan Polsek jajarannya terus memperkuat sinergi lintas sektor.
Hal itu seperti dilakukan Polsek Kenjeran dengan menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya dan Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur yang sudah menggelar panen raya komoditas terong pada bulan yang lalu.
Panen raya tersebut memanfaatkan lahan ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjungperak yang berlokasi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.
Menariknya, budidaya terong ini menerapkan teknik tumpang sari, yakni ditanam di antara tanaman jagung untuk memaksimalkan lahan yang terbatas di kawasan perkotaan.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri dalam hal ini Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim terhadap program Astacita Presiden terkait swasembada pangan.
“Kami tidak hanya memetakan potensi keamanan wilayah, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan demi tercapainya ketahanan pangan yang menjadi program pemerintah," terang Iptu Suroto, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, panen terong tumpang sari ini menjadi bukti bahwa optimalisasi lahan sekecil apa pun bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan lokal.
Iptu Suroto berharap hasil panen ini tidak hanya memperkuat stok pangan lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat urban Surabaya untuk lebih mandiri secara pangan.
“Kami akan terus hadir mendampingi kelompok tani. Sinergi ini adalah modal utama kita menuju target swasembada pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
MALANG KOTA – Polresta Malang Kota Polda Jatim kembali menggelar Bakti Kesehatan (Bakkes) berupa pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti sekitar 200 warga dari berbagai elemen masyarakat di halaman apel Mapolresta Malang Kota, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang masih dalam satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut menjadi wujud pelayanan humanis Polresta Malang Kota Polda Jatim yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Antusias masyarakat tampak ketika ratusan dari driver ojek online (Ojol), relawan kemanusiaan, mahasiswa, komunitas sepeda, pekerja informal, hingga masyarakat umum mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disiapkan oleh tim kesehatan Polresta Malang Kota.
Pemeriksaan tersebut meliputi skrining kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan sesuai kondisi masing-masing peserta.
Setelah pemeriksaan kesehatan, peserta menikmati sajian makan bersama yang telah disiapkan secara gratis.
Beragam menu khas disediakan, antara lain rawon, soto, bubur ayam, pecel, mi, kopi, dan air mineral, sehingga masyarakat dapat memilih hidangan sesuai selera.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Shobikin mengatakan kegiatan tersebut merupakan program yang terus dikembangkan sebagai bentuk kepedulian Polresta Malang Kota Polda Jatim kepada masyarakat.
"Kami ingin pelayanan Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dengan bakti kesehatan gratis dan makan bersama sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.” ujar Ipda Lukman.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi yang terbuka sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi maupun persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui komunikasi yang terbangun secara langsung, Polresta Malang Kota Polda Jatim dapat menyerap berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami terus membuka ruang dialog agar masyarakat merasa dekat dengan Polri, Harapan masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk terus berbenah," ungkap Ipda Lukman. (*)
JEMBER – Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember Polda Jatim konsisten mengisi kegiatan dengan aksi sosial untuk masyarakat.
Kali ini melalui Satuan Lalu Lintas, Polres Jember Polda Jatim menggelar bakti sosial dengan berbagi kepada puluhan anak yatim piatu di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum, Kebonsari, Jember, Jumat (3/7/2026).
Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasat Lantas AKP Ade Andini mengatakan, kegiatan sosial ini sebagai wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat bukan hanya soal penegakan hukum, namun juga peduli kemanusiaan.
"Masih momen hari Bhayangkara ke - 80, Polres Jember hadir untuk masyarakat termasuk adik - adik kita di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum dengan memberikan bantuan sekaligus memberikan dorongan semangat dan edukasi kepada mereka," kata AKP Ade.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Jember menyerahkan puluhan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, dan mi instan.
Bantuan ini menjadi wujud kepedulian Polri untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Tak hanya berbagi sembako, personel Satlantas juga mengajak anak-anak belajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Dengan cara yang santai dan mudah dipahami, mereka dikenalkan pada aturan dasar keselamatan di jalan agar sejak dini memiliki kesadaran untuk menjadi pengguna jalan yang tertib dan aman.
Kehadiran utusan Polres Jember Polda Jatim tersebut disambut hangat oleh Ketua Yayasan, Ustad Iskandar beserta puluhan anak yatim yang tampak antusias.
"Alhamdulillah, kehadiran Bapak dan Ibu dari Polres Jember sangat berarti bagi kami untuk memberikan perhatian kepada anak yatim piatu di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum ini," ungkap Ustad Iskandar.
Ia juga mengapresiasi Polres Jember yang selama ini selalu hadir di tengah masyarakat selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban juga peduli kepada warga masyarakat terlebih yang sangat membutuhkan bantuan.
"Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke - 80, semoga Polri tetap menjadi pelindung pengayom dan pelayan masyarakat, " pungkas Ustad Iskandar. (*)
BONDOWOSO – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menggelar Bakti Sosial berupa pembagian beras SPHP secara gratis kepada masyarakat Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jumat (3/7/2026).
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurut AKBP Aryo, hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat.
"Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat, seperti hari ini kami wujudkan dengan berbagi untuk warga di Curahpoh ," ujar AKBP Aryo.
Sementara itu, Kepala Desa Curahpoh Ny. Lutfiah menyampaikan terima kasih kepada Polres Bondowoso dan Polsek jajarannya dalam hal ini Polsek Curahdami.
Menurutnya bantuan kepada warga Curahpoh adalah wujud hadirnya Kepolisian yang peduli akan kesejahteraan warganya.
"Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami dan atas nama warga Desa Curahpoh saya menghaturkan terima kasih kepada Bpk Kapolres,Bpk Kapolsek dan adik-adik mahasiswa KKN IAIN Jember yang sudah membantu,” ungkap Kepala Desa Curahpoh.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bondowoso, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bondowoso, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, Kepala Desa Curahpoh Ibu Lutfiah, serta mahasiswa IAIN Jember yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. (*)
Langganan:
Postingan (Atom)