Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

 


TANJUNG PERAK - Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur (Jatim) menegaskan larangan bagi warga yang melakukan Sahur On The Road (SOTR) di wilayah Surabaya.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur memaksimalkan kegiatan patroli cipta kondisi secara rutin selama Ramadhan.

 

Dikomfirmasi saat memimpin patroli, Kabagren Polres Pelabuhan Tanjungperak, Kompol Francoise Helena Mantiri menegaskan SOTR apalagi dengan menggunakan sound maupun petasan berpotensi menggaggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

"Larangan SOTR ini demi keamanan dan kenyamanan bersama dalam hal ini warga masyarakat itu sendiri," ujar Kompol Helena di Jembatan Suramadu, Minggu dini hari (22/2/26).

 

Kompol Helena mengatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, SOTR kerap memicu kerawanan, seperti konvoi, penggunaan sound system berlebihan, balap liar, petasan, dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

 

"Sudah sering terjadi kegiatan SOTR berujung tawuran maupun perang sarung antar kelompok," ujar Kompol Helena.

 

Oleh karena itu lanjut Kompol Helena pihak Kepolisian memberikan larangan tegas dan akan memaksimalkan kegiatan patroli di bulan Ramadhan ini.

 

Kompol Helena juga menegaskan, apabila di lapangan ditemukan adanya kegiatan SOTR, maka petugas akan melakukan pembubaran dan penindakan sesuai pelanggaran yang terjadi.

 

"Kami akan berikan sangsi berupa teguran, pembinaan, tilang lalu lintas, hingga proses hukum jika ditemukan unsur pidana seperti membawa senjata tajam, petasan ilegal, atau tindakan yang mengganggu ketertiban umum," tegas Kompol Helena.

 

Di lokasi terpisah, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak,Iptu Suroto mengimbau agar masyarakat melaksanakan sahur di rumah masing-masing.

 

Hal ini untuk menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan saat warga Surabaya yang lain sedang beristirahat atau beribadah.

 

"Sesuai arahan dari Bapak Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat, masyarakat dilarang SOTR yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan," kata Iptu Suroto.

 


MAGETAN – Menindaklanjuti viralnya aksi balap orang yang menggunakan akses jalan raya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Polres Magetan Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas bergerak cepat melakukan langkah preventif.

 

Kegiatan balap orang yang dinilai sebagai tindakan tidak terpuji tersebut memanfaatkan fasilitas jalan umum untuk kepentingan pribadi tanpa izin dari pihak berwenang.

 

Sebagai bentuk respons, Satlantas Polres Magetan Polda Jatim dan Polsek Maospati serta Dinas Perhubungan melaksanakan sosialisasi terkait aturan penggunaan jalan untuk kepentingan tertentu.

 

Dalam sosialisasi tersebut, petugas menyampaikan pemahaman mengenai ketentuan penggunaan jalan umum sesuai Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 

Masyarakat diberikan edukasi bahwa setiap penggunaan jalan di luar fungsi utamanya, termasuk untuk kegiatan perlombaan atau acara tertentu, wajib mengantongi izin resmi dan mempertimbangkan aspek keselamatan serta ketertiban lalu lintas.

 

Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang kreativitas masyarakat, namun harus tetap sesuai aturan dan tidak membahayakan pengguna jalan lain.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalan raya untuk kegiatan pribadi tanpa izin. Jalan umum diperuntukkan bagi kepentingan bersama, sehingga keselamatan dan ketertiban harus menjadi prioritas,” tegasnya, Senin (23/2/26).

 

Ia juga menambahkan bahwa langkah sosialisasi ini merupakan bentuk pendekatan persuasif dan edukatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

“Kami mengedepankan edukasi agar masyarakat memahami mekanisme dan prosedur penggunaan fasilitas jalan umum," tambah AKP Ade Andini.

 

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Magetan Polda Jatim juga berharap, informasi terkait aturan dan mekanisme penggunaan fasilitas jalan umum dapat diterima secara luas oleh masyarakat.

 

Dengan demikian, kesadaran hukum meningkat dan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah Kabupaten Magetan dan sekitarnya.

 


JAKARTA -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan hukum seberat-beratnya kepada oknum Brimob Bripda MS yang diduga menganiaya pelajar di Maluku hingga tewas.

 

"Ya, saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat beratnya," kata Sigit di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).

 

Sigit juga menyebut telah menginstruksikan kepada Kapolda Maluku dan Kadiv Propam untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Dalam hal ini, akan diusut dari segi pidana maupun kode etik Polri.

 

Menurut Sigit, hukum tegas dan berat tersebut untuk satu tujuan, yakni memberikan rasa keadilan bagi korban.

 

"Memerintahkan kepada Kapolda Kadiv Propam ambil tindakan tegas proses tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban," ujar Sigit.

 

Ia pun memastikan proses pengusutan tuntas kasus ini bakal dilakukan transparan untuk publik. "Saya minta infornasinya prosesnya transparan. Saya kira secara teknis pak Kadiv Humas sampaikan di event yang disiapkan khusus," ucap Sigit.

 

Sigit menegaskan komitmennya sejak awal terhadap seluruh personel Polri yang melakukan pelanggaran. Ia memastikan tak pandang bulu terhadap siapapun yang melakukan kesalahan.

 

Untuk yang melanggar, bakal diberikan sanksi tegas. Sementara untuk yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan atau reward.

 

"Dari dulu saya sudah sampaikan terhadap yang baik, kita berikan reward namun terhadap yang melanggar tentunya kita berikan (hukuman), karena kita semua sudah diatur dalam aturan," tutup Sigit.

 


BLITAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Polda Jatim melaksanakan pengecekan sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kabupaten Blitar pada Minggu (22/2/2026).

 

Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kelangkaan serta memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi (Gas Melon) tetap aman dan tepat sasaran, khususnya di bulan Ramadan.

 

Kapolres Blitar, AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra, S.T.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan bersama anggota Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim di sejumlah pangkalan LPG.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap stok LPG, harga jual, serta mekanisme pendistribusian kepada masyarakat.

 

Dari hasil pemeriksaan di lapangan,AKP Margono mengatakan terjadi peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg oleh masyarakat selama bulan Ramadan.

 

“Peningkatan kebutuhan ini merupakan hal yang wajar setiap memasuki bulan Ramadan. Kami ingin memastikan ketersediaan stok tetap aman dan tidak terjadi penyimpangan distribusi,” ujar AKP Margono Suhendra.

 

Sebagai langkah antisipasi, Polres Blitar Polda Jatim berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar.

 

Hasil koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan diterbitkannya surat edaran Nomor: B/510/XXX/409.29.3/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang rencana penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif.

 

Diharapkan dengan adanya penambahan kuota tersebut, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di wilayah Kabupaten Blitar.

 

Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim juga mengimbau kepada seluruh pemilik pangkalan agar tidak melakukan penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

 

"Tentu tindakan tegas akan kami lakukan jika terbukti ada penimbunan maupun penjualan di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah," pungkasnya.

 


PROBOLINGGO,– Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kotaanyar dan banjir di Kecamatan Kraksaan, Minggu (22/2/2026).

 

Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Puskesmas Kraksaan dan Rumah Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar.

 

Kasat Samapta Polres Probolinggo, AKP Didik Siswanto mengatakan bantuan berupa paket sembako yang disalurkan untuk meringankan beban warga terdampak bencana.

 

"Menindaklanjuti perintah Bapak Kapolres, kami salurkan bantuan di Dua lokasi yaitu Kotaanyar dan Kraksaan," ujar AKP Didik, Minggu (22/2/26).

 

Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota Polres Probolinggo yang sudah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban kami setelah terkena musibah,” ucap Syahrul salah satu warga penerima bantuan.

 

Di lokasi terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat selain memastikan keamanan dan ketertiban juga peduli terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

 

"Polri selalu siap membantu masyarakat, baik saat darurat maupun dalam proses pemulihan,” tegas AKBP Latif.

 

Kapolres Probolinggo mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo termasuk BPBD dalam penanganan bencana ini.

 

Ia menyebut banjir kali ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih mengintai di wilayah Jawa Timur termasuk Kabupaten Probolinggo.

 

"Mitigasi terus kami lakukan, wilayah rawan bencana kami petakan termasuk jalur evakuasi yang tentu kami koordinasikan dengan pemerintah setempat," kata AKBP Latif.

 

Kapolres Probolinggo juga meminta warga di Lima kecamatan yakni Kecamatan Besuk, Paiton, Kraksaan, Krejengan dan Gading tetap siaga, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

 

"Kami imbau warga tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah situasi,” pungkasnya.

 


KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas menggelar kegiatan Sahur On The Road atau Patroli Sahur di jalan,Minggu dini hari (22/02/2026).

 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Kota Madiun.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Angga, bersama personel Satlantas.

 

Dalam kegiatan ini, petugas membagikan nasi kotak kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di sejumlah titik rawan aktivitas malam dan dini hari.

 

Ipda Angga menjelaskan bahwa kegiatan Sahur On The Road tidak hanya bertujuan berbagi makanan sahur, namun juga sebagai sarana membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat serta memberikan rasa aman selama pelaksanaan ibadah puasa.

 

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat, berbagi sahur sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas agar warga tetap tertib dan aman di jalan,” ujar Ipda Angga.

 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nang Cahyono, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah selama Ramadhan.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di waktu dini hari," AKP Cahyono.

 

Ia mengatakan selain berbagi sahur, personel juga melakukan patroli dialogis serta imbauan tertib berlalu lintas guna mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas.

 

Dengan kegiatan Sahur On The Road ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan Kota Madiun yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan Ramadhan.

 


SIDOARJO  – Memanfaatkan momentum di Bulan Suci Ramadan , Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menggelar kegiatan Sahur On The Road bersama para pengemudi ojek online (ojol), di Warkop Ojol Kamtibmas Satlantas Polresta Sidoarjo.

 

Kegiatan tersebut dilakukan hampir setiap dini hari menjelang waktu sahur dengan berpola tempat.

 

Sejumlah perwira dan anggota Satlantas berkeliling ke beberapa titik untuk bertemu perwakilan ojol dan makan sahur bersama.

 

Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi sarana diskusi dan tukar informasi terkait situasi lalu lintas.

 

“Dalam momen Sahur On The Road di Warkop Ojol Kamtibmas ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polisi dan ojek online, sehingga berbagai informasi di jalan raya bisa kami akomodasi dan tindak lanjuti dengan cepat dan tuntas,” ujar AKP Yudhi, Minggu (20/2/2026).

 

Menurut AKP Yudhi, para pengemudi ojol merupakan mitra strategis Kepolisian karena aktivitas mereka yang intens di jalan raya membuat mereka mengetahui langsung kondisi lalu lintas di lapangan.

 

Dalam suasana santai tersebut, perwakilan ojol menyampaikan berbagai masukan, mulai dari titik rawan kemacetan, potensi pelanggaran, hingga antisipasi kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas di jalan.

 

AKP Yudhi menambahkan, sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat.

 

"Khususnya selama Ramadan ketika mobilitas warga cenderung meningkat, terutama pada malam hingga dini hari," imbuh Yudhi.

 

Sementara itu, Wahyu salah satu pengemudi ojol di Sidoarjo, mengapresiasi kegiatan tersebut.

 

Ia menilai komunikasi langsung dengan Polisi memudahkan koordinasi apabila terjadi sesuatu di jalan.

 

“Alhamdulillah, selain bisa makan sahur bersama, kami juga bisa sharing dan berbagi informasi dalam momen Sahur On The Road ini,” kata Wahyu.

 

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Sidoarjo berencana membuka Warkop Ojol Peduli Kamtibmas di sejumlah titik keramaian.

 

Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Kepolisian dan pengemudi ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Sidoarjo.