Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

SURABAYA - Respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Kenjeran akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku penipuan QRIS palsu.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, Kamis (28/5/26).

"Tersangka berinisial AY (25) tercatat warga Kutai Kalimantan Timur yang tinggal di Surabaya," ujar Iptu Suroto.

Menurut Iptu Suroto, terungkapnya kasus ini setelah Polsek Kenjeran menerima laporan dari seorang korban pemilik toko di Bulak Banteng Wetan, Surabaya. 

Perkembangan teknologi bisa berdampak positif, namun juga bisa dijadikan alat untuk berbuat kejahatan. Ini yang dilakukan tersangka AY, 25, warga Kutai, Kalimantan Timur. 

"Tersangka AY menipu karyawan toko dengan menggunakan bukti QRIS yang sudah diedit menggunakan aplikasi AI bernama Dola saat transaksi tarik tunai di toko," kata Iptu Suroto.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali dengan total kerugian yang diderita korban selaku karyawan toko sebesar Rp. 3,390 juta.

Awalnya, tersangka datang pada 11 Februari 2026, berbekal bukti pembayaran QRIS yang sudah diedit tersebut ia berhasil menggondol uang Rp 370 ribu.

Aksi pertamanya berhasil, ia kembali mempersiapkan bukti pembayaran QRIS palsu dan mengganti tanggal transaksi hingga nominal dan melakukan tarik tunai di toko yang sama pada Mei 2026 lalu. 

Tersangka melakukan penarikan uang dua kali pada 22 Mei dengan nominal Rp 550 ribu dan Rp 600 ribu. Terakhir kali ini aksinya sudah ditunggu pemilik toko yang kemudian dilaporkan Polisi.

"Saat ini tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Suroto.

Penyidik juga masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan tersangka melakukan di toko lain.

"Pengakuanya Lima kali di toko yang sama, namun kami masih kembangkan kemungkinan TKP lain,"pungkas Iptu Suroto. (*)
PROBOLINGGO - Polres Probolinggo Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan di sejumlah obyek wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur panjang hari raya Iduladha 1447 H/2026.

"Pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat serta wisatawan yang berlibur di sejumlah lokasi wisata Kabupaten Probolinggo," ujar AKBP Latif, Kamis (28/5/26).

Selain melakukan pengamanan, personel Polres Probolinggo juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi peraturan yang ada.

“Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan layak jalan,” kata AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo Petugas juga mengingatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan situasi darurat, dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 bebas pulsa yang aktif selama 24 jam.

"Kami akan segera tindaklanjuti setiap laporan yang masuk," tegasnya.

Adapun lokasi wisata yang menjadi atensi pengamanan diantaranya wisata Pantai Bentar, Pantai Bohai, Gunung Bromo dan sejumlah lokasi lainnya. (*)
PROBOLINGGO – Jajaran Polres Probolinggo Kota terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada para petani jagung di wilayah binaan.

Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Pohsangit Leres Polsek Sumberasih, Aiptu Johnny Nofry, turun langsung ke lahan pertanian jagung milik kelompok tani di Dusun Asemkerep Lor 1, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan lahan jagung binaan Polri yang terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan produktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan optimal.

Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto mengatakan kehadiran polisi di tengah petani bukan hanya untuk menjaga keamanan, namun juga memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan baik di tingkat desa.

“Polri hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ingin berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan kepada petani jagung agar program ketahanan pangan nasional dapat berjalan maksimal,” kata Sugeng.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 1.000 meter persegi milik Kelompok Tani yang diketuai Mulyadi.

Jagung jenis NK Sumo itu diketahui ditanam pada 14 Mei 2026 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 14 Agustus 2026.

Selain melakukan monitoring pertumbuhan tanaman, polisi juga berdialog langsung dengan petani terkait berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk kondisi cuaca hingga potensi gangguan hama tanaman.

Sugeng menjelaskan, pendampingan seperti ini menjadi bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI di sektor ketahanan pangan.

“Dengan turun langsung ke sawah, kami ingin memastikan petani merasa didampingi dan mendapat semangat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Polres Batu Rampungkan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih AmanKOTA BATU - Kepolisian Resor (Polres) Batu Polda Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji merampungkan program nasional renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.

Diketahui jembatan sebelumnya mengalami kerusakan dan tampak rapuh karena faktor usia sehingga dikeluhkan warga karena takut bila sewaktu waktu roboh ketika digunakan.

Selain itu, cat jembatan telah usang, sehingga diperlukan renovasi menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Melihat kondisi tersebut, Polres Batu Polda Jatim bersama Pemerintah Desa Tulungrejo dan warga setempat bergotong-royong merenovasi jembatan tersebut.

Kini jembatan telah berdiri lebih kokoh, aman dan nyaman digunakan.

Kapolres Batu , AKBP Dr Aris Purwanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Batu bersama pemerintah terhadap kebutuhan akses infrastruktur dan transportasi masyarakat.

"Alhamdulillah, renovasi jembatan ini dapat diselesaikan untuk mendukung mobilitas warga dan anak-anak sekolah," kata AKBP Aris, Jumat (29/5/2026).

Ia mengatakan, Jembatan Merah Putih Presisi dengan panjang 15 meter dan lebar 2 meter yang menjadi jalur penghubung strategis warga Dusun Gerdu Desa Tulungrejo Bumiaji telah diresmikan sejak Sabtu (23/5/26) pekan lalu 

“Kami berharap mobilitas warga untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil bumi menjadi lebih mudah. Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga penghubung ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar AKBP Aris.

Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo Suliono  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Batu atas bantuan renovasi jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Batu yang telah bergotong-royong bersama masyarakat sehingga jembatan yang sebelumnya rusak kini kembali baik dan layak digunakan," kata Suliono.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Polri tersebut, diharapkan konektivitas antar-wilayah semakin lancar, perekonomian masyarakat meningkat, serta mempererat sinergisitas Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*)


 PROBOLINGGO – Jajaran Polres Probolinggo Kota terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada para petani jagung di wilayah binaan.

 

Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Pohsangit Leres Polsek Sumberasih, Aiptu Johnny Nofry, turun langsung ke lahan pertanian jagung milik kelompok tani di Dusun Asemkerep Lor 1, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/5/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan lahan jagung binaan Polri yang terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan produktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan optimal.

 

Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto mengatakan kehadiran polisi di tengah petani bukan hanya untuk menjaga keamanan, namun juga memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan baik di tingkat desa.

 

“Polri hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ingin berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan kepada petani jagung agar program ketahanan pangan nasional dapat berjalan maksimal,” kata Sugeng.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 1.000 meter persegi milik Kelompok Tani yang diketuai Mulyadi.

 

Jagung jenis NK Sumo itu diketahui ditanam pada 14 Mei 2026 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 14 Agustus 2026.

 

Selain melakukan monitoring pertumbuhan tanaman, polisi juga berdialog langsung dengan petani terkait berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk kondisi cuaca hingga potensi gangguan hama tanaman.

 

Sugeng menjelaskan, pendampingan seperti ini menjadi bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI di sektor ketahanan pangan.

 

“Dengan turun langsung ke sawah, kami ingin memastikan petani merasa didampingi dan mendapat semangat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

BLITAR – Polres Blitar Polda Jatim intensif melakukan patroli saat libur panjang Hari Raya Iduladha sebagai upaya meningkatkan keamanan terlebih di area wisata.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K, melalui Kapolsek Lobar AKP Suhariyanto menyampaikan, patroli dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menikmati liburan.

"Polres Blitar dan Polsek yang ada dijajaran terus meningkatkan kehadiran personel di sejumlah objek wisata," ungkapnya di lokasi Wisata Kampung Coklat, Kamis (28/5/2026).

Ia menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

"Selain patroli, anggota juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung agar selalu berhati-hati serta menjaga barang bawaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni mengatakan dalam patroli tersebut petugas juga mengimbau kepada para pengelola wisata untuk bersama-sama menjaga keselamatan pengunjung.

"Kami imbau kepada pengelola wisata untuk memastikan fasilitas yang ada tetap dalam kondisi aman dan layak digunakan," ujar Aiptu Muheni.

Dengan adanya kehadiran Polisi di tengah masyarakat, diharapkan aktivitas wisata di wilayah Blitar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (*)
GRESIK - Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Unit Reskrim Polsek Gresik Kota berhasil menangkap Dua orang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dua tersangka yang kini diamankan masing-masing berinisial AEN (24) dan AS (17) keduanya warga Kebomas, Gresik. 

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AS diketahui merupakan residivis kasus serupa.

Keduanya berhasil ditangkap usai Polisi menelusuri jejak melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi tersangka melakukan pencurian.

Kapolsek Gresik Kota Iptu M. Kevin Ramadhan menjelaskan, aksi pencurian tersebut menimpa seorang karyawan yang tinggal di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik.

"Kendaraan saat itu diparkir dalam posisi setir tidak terkunci. Istri korban kemudian masuk ke dalam rumah," ujar AKP Kevin, Kamis (28/5/26).

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang hendak menggunakan sepeda motor tersebut mendapati kendaraannya telah hilang. 

Menyadari menjadi korban segera melapor ke Polsek Gresik Kota dan saat itu juga Polisi melakukan penyelidikan.

"Alhamdulillah, hasil penyelidikan mengarah kepada Dua tersangka dan berhasil kami amankan tidak lebih dari 24 jam setelah kami terima laporan," terang AKP Kevin.

Tersangka ditangkap di kawasan Jalan Panglima Sudirman Gresik saat mengendarai motor hasil curian.

Dalam upaya mengelabui petugas, pelaku diketahui sempat mengubah warna bodi motor yang semula biru menjadi hitam. 

Namun, upaya tersebut gagal setelah Polisi mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang identik dengan milik korban.

Kini kedua tersangka diamankan di rumah tahanan Mapolsek Gresik Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Gresik Kota juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci stang saat diparkir, dan sangat disarankan menambahkan kunci ganda sebagai pengaman tambahan," pungkas Iptu Kevin.

Masyarakat juga bisa melaporkan tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Cak Rama WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Kepolisian 110 bebas pulsa.(*)