Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News


 Polri menggelar Bhayangkara Fun Walk 2024 guna menyambut HUT Bhayangkara ke-78 pada Juli mendatang. Acara ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan pada Sabtu (22/6/2024).


Selain Kapolri, tampak hadir Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung ST Burhanudin dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang ikut membuka acara dengan mengibarkan bendera.


Kapolri menuturkan, Bhayangkara Fun Walk 2024 adalah salah satu kegiatan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-78. Adapun tema fun walk ini adalah 'Berjalan dalam Kesatuan'.


"Hari ini kita melaksanakan gerak jalan bersama antara TNI Polri, Kejaksaan dan kemudian teman-teman dari OKP OKP kemahasiswaan. Tentunya sesuai dengan temanya bahwa kita bersama-sama bergerak untuk persatuan dan tentunya kita harapkan bahwa dengan bersama-sama dan bersatu kita bisa membangun dan menjaga Indonesia untuk bisa lebih baik," kata Kapolri.


Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, ada berbagai macam kegiatan selain fun walk yang menjadi rangkaian HUT Bhayangkara ke-78, mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, dan upacara pada 1 Juli mendatang.


"Rencana akan kita laksanakan di Monas, dengan melibatkan masyarakat juga dan kita harapkan kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa Polri bersama-sama dengan TNI dan seluruh stakeholder terkait yang lain selalu bersama-sama untuk rakyat Indonesia," ucapnya.


Dalam Bhayangkara Fun Walk ini ada dua klaster kegiatan. Pertama parade budaya dan seni dengan jarak tempuh 3,1 km dan untuk fun walk umum sekitar 4,2 km. Adapun pesertanya untuk parade seni dan budaya sebanyak 400 orang. Sementara untuk fun walk umum diikuti kurang lebih 4.000 orang baik anggota TNI-Polri dan masyarakat umum.


Fun walk pun diisi dengan games dan doorprize untuk anggota TNI-Polri serta masyarakat yang menjadi peserta. Diharapkan acara ini bisa melestarikan budaya Indonesia, memberikan hiburan, pola hidup sehat dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.


 KOTA MALANG - Polresta Malang Kota terus gencar menggelar operasi penertiban untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas serta demi kenyamanan masyarakat pada malam hari.


Dalam kurun waktu enam hari, mulai tanggal 05 hingga 19 Juni 2024, Satlantas Polresta Malang Kota telah mengamankan 99 motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas.


Operasi penindakan ini difokuskan pada dua jenis pelanggaran utama, yaitu balapan liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.


Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan secara intens dan waktunya tentatif, baik siang, sore maupun malam hari dengan menyasar pelaku balap liar dan knalpot diluar spektek.


"Satlantas secara intens melakukan operasi penindakan, dalam kurun waktu enam hari ini mengamankan 99 motor yang melanggar peraturan lalu lintas," ujar Ipda Yudi, Jumat, (20/06).


Semua kendaraan roda dua yang melanggar tersebut saat ini diamankan di halaman depan dan belakang Polresta Malang Kota.


Penindakan yang dilakukan meliputi kelengkapan kendaraan, kelengkapan pengendara, dan surat-surat kepemilikan kendaraan.


Ipda Yudi menjelaskan lebih lanjut mengenai jenis pelanggaran yang ditindak, untuk kelengkapan kendaraan, seperti spion, roda, dan knalpot.


"Kami juga mengamankan kendaraan yang menggunakan lampu asesoris yang menyilaukan dan membahayakan pengguna jalan lain," terangnya.


Sementara itu, untuk kelengkapan pengendara, pelanggaran yang paling sering ditemukan adalah tidak menggunakan helm dan pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK juga ditindak.


"Sesuai amanah Bapak Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, bagi pelanggar yang terjaring lebih dari satu kali, maka akan dilakukan penahanan kendaraan lebih lama," tegas Ipda Yudi.


Pemilik kendaraan yang ingin mengambil kendaraannya harus mengikuti sidang tilang terlebih dahulu.


"Setelah sidang tilang, pemilik harus membawa bukti kepemilikan kendaraan, serta mengembalikan kendaraan ke standar pabrikan, terutama pada bagian roda, knalpot, dan lampu" Pungkas Yudi.


Polresta Malang Kota mengimbau kepada seluruh masyarakat selalu tertib dan mematuhi peraturan yang berlaku, hal ini untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir pelanggaran di jalan raya. (*)


 NGANJUK - Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan bahwa salah satu anggotanya dari Unit Patwal Satlantas Polres Nganjuk telah menolong seorang wanita yang mengalami pendarahan dengan membawanya ke rumah sakit Bhayangkara Nganjuk, Kamis, (20/6/2024).


AKBP Muhammad menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa,18-06-2024 sekira pukul 21.00 Wib.


Saat itu  anggota Unit Patwal Satlantas Polres Nganjuk bernama Briptu Dewa Bayu mendapati kendaraan penumpang sedang mogok didepan Pos Lantas Pujahito Terminal Lama Kabupaten Nganjuk. 


“Awalnya anggota berniat ingin membantu mendorong kendaraan tersebut namun Briptu Dewa mengetahui salah satu penumpangnya sedang merintih kesakitan, setelah ditanya ternyata kendaraan tersebut akan mengantar ke rumah sakit untuk berobat,” ujar AKBP Muhammad, Jumat (21/6).


Mengetahui keadaan tersebut Briptu Dewa selanjutnya mengambil keputusan untuk mengantar perempuan yang belakangan diketahui bernama Nissa Adida (40) warga Dusun Bendungan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. tersebut menuju ke rumah sakit Bhayangkara Nganjuk dengan mengendarai mobil dinas Patwalnya. 


Kapolres Nganjuk mengapresiasi tindakan Briptu Dewa yang telah bertindak cepat dan tanggap dalam situasi darurat tersebut. 


"Tindakannya tidak hanya menunjukkan dedikasi terhadap tugas sebagai anggota kepolisian, tetapi juga kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan," kata AKBP Muhammad.


Ia menambahkan, Kecepatan dan ketepatan tindakan Briptu Dewa dalam mengantar korban ke rumah sakit sangat penting dan berpotensi menyelamatkan nyawa. 


"Kita berharap tindakan seperti ini bisa menjadi contoh bagi anggota kepolisian lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.


Sementara itu,  Briptu Dewa mengungkapkan, ia mengaku tindakan yang diambilnya tersebut adalah spontan dan semata-mata didasarkan pada rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap sesama.  


"Saya hanya berpikir bagaimana cara agar perempuan tersebut bisa segera mendapatkan pertolongan medis. Dalam situasi seperti itu, setiap detik sangat berharga," ujar Briptu Dewa. (*)


 KEDIRI KOTA – Belasan tersangka tindak kejahatan diamankan di Mapolres Kediri Kota Polda Jawa Timur.


Para tersangka tersebut hasil dari ungkap kasus oleh Satreskrim Polres Kediri Kota Polda Jatim selama bulan Mei - Juni 2024.  


Hingga saat ini, belasan tersangka tersebut telah menjalani masa tahanan di rumah tahanan Polres Kediri Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu M. Fathur Rozikin, S.H. mengatakan, delapan kasus tindak pidana yang berhasil diungkap terdiri dari penggelapan dalam jabatan, penipuan atau penggelapan, dan pengeroyokan.


Selanjutnya, ada perjudian Slot online jenis permainan Higgs Domino, serta pencurian sepeda motor beserta penadahnya.


Sedangkan, jumlah tersangka kejahatan yang diamankan Satreskrim Polres Kediri Kota ada sebanyak 14 orang.


"Saat ini tersangka sudah kami amankan dan ditahan di rutan tahanan Polres Kediri Kota," katanya, Jumat (21/6/2024).


Masih kata Iptu Fathur, dari belasan orang yang diamankan tersebut masing-masing tersangka penggelapan ada dua orang yakni berinisial DR dan HS


Kemudian, tersangka pencurian sepeda motor, dengan tersangka lima orang yakni FA, MW, TF, BT dan AP beserta penadahnya DM, Untuk penggelapan dalam jabatan dengan pelaku NN. 


Selanjutnya, perjudian slot online jenis permainan Higgs Domino dengan tersangka berinisial NSK.


"Untuk tersangka kasus pengeroyokan ada empat orang. Mereka adalah ED, AT, EA, dan RD," tambahnya.


Lebih lanjut, dia menuturkan, pengungkapan kasus tersebut berawal adanya laporan dari masyarakat yang menjadi korban kejahatan. 


Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka.


Terakhir, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota mengimbau kepada masyarakat agar tetap hati-hati dan selalu waspada terhadap aksi kejahatan.


Ia juga meminta kepada masyarakat yang melihat atau menjadi korban kejahatan, maka agar segera melapor ke Polres Kediri Kota atau polsek jajaran terdekat. 


“Nanti akan kami tindaklanjuti untuk mengungkap kasus dan menangkap pelakunya," tegas Iptu Fathur Rozikin. (*)


 Jakarta - Lemdiklat Polri menggelar acara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana ilmu Kepolisian Program Pendidikan Strata Satu (S-1) angkatan ke-81/Widya Wira Satya dan Program Pascasarjana (S-2) serta Doktoral (S-3) di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Kamis (20/6/2024).


Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelum membacakan pesan dari Kapolri, Agus mengingatkan para wisudawan untuk menjaga kehormatan institusi dan menjadi agen perubahan dalam pelayanan untuk masyarakat.


Menurut orang nomor dua di Korps Bhayangkara, apa yang dikerjakan pada masa lalu atau masa yang akan datang akan berdampak pada institusi kepolisian  "Pada rekan-rekan sekalian yuk kita jaga institusi yang kita cintai ini bersama-sama. Bukan hanya tugas pak Kapolri. Hak institusional kepolisian kita semua sama, dari pak Kapolri hingga pangkat yang paling rendah sama, setiap kita mempunyai kewajiban menjaga institusi ini bersama-sama," kata Wakapolri.


Oleh karena itu para wisudawan yang telah mendapatkan ilmu dari Lemdiklat Polri jangan hanya sekedar dipelajari dan diucapkan. "Tadi rekan-rekan telah mengucapkan ikrar wisuda S1, S2 dan S3. Apa yang rekan-rekan tulis dan ucapkan tidak ada gunanya, kalau tidak diimplementasikan. Menjunjung tinggi kebenaran, prakteknya itu saja sudah hebat," kata Wakapolri.


Komjen Agus berujar bahwa program Kapolri dengan Polri Presisi mengharapkan dan mencita-citakan institusi ini harus sempurna tidak boleh ada yang meleset sedikit pun. "Rekan-rekan dituntut untuk menjadi agen-agen perubahan di dalam institusi ini, banyak masalah yang harus diselesaikan, banyak PR yang harus kita kerjakan," ucapnya. 


Ilmu pengetahuan dan kepandaian yang didapat oleh wisudawan kata Agus merupakan amanah atau titipan dari Yang Maha Kuasa. Dirinya berharap bisa digunakan untuk menjadi bagian yang bisa memberi solusi permasalahan yang ada di masyarakat.


"Begitu besar kewenangan yang dititipkan oleh negara kepada kita, yang bisa kita gunakan untuk menjadi bagian yang bisa memberi solusi permasalahan yang ada di masyarakat," tandasnya.


Menurutnya dengan konsistensi dan komitmen para calon pimpinan Polri di masa depan ini bisa membangun karakter perorangan yang dapat berkontribusi bagi institusi Polri. "Kalau tidak mampu berprestasi, jangan buat masalah," ucapnya.


Agus juga mengingat apa yang disampaikan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Idham Azis. Bahwa apa yang diambil oleh seorang pimpinan adalah tanggung jawab. "Yang boleh diambil masing-masing pimpinan hanya tanggung jawab. Tidak boleh ambil yang lain dari anggota. Sampaikan hak-hak anggota, berikan hak-hak masyarakat, apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita kerjakan, sehingga kita kita mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat pada masanya," pungkasnya.


Selanjutnya Wakapolri menyampaikan amanat dari Kapolri dan berterima kasih atas mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman, Kalemdiklat Polri, seluruh pejabat utama Mabes Polri, Sestama Lemhanas Komjen Panca Putra Simanjuntak, Komisioner Kompolnas, guru besar, para dosen dan civitas akademika STIK Lemdiklat Polri.


Kapolri mengucapkan selamat dies natalis ke-78 STIK Lemdiklat Polri. Sigit berharap, STIK Polri dapat mencetak perwira sarjana ilmu kepolisian yang profesional dan bermoral serta menjadi pusat pengkajian permasalahan kepolisian, pengembangan ilmu dan teknologi kepolisian.


"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kalemdiklat Polri, Ketua STIK, Senat, para guru besar, dosen beserta civitas akademika STIK Lemdiklat Polri atas keberhasilan penyelenggaraan program pendidikan baik S1, S2 dan S3 yang telah memberikan kemajuan bagi perkembangan Lemdiklat Polri," kata Agus mewakili Kapolri.


Berbagai terobosan telah diberikan kepada institusi Polri, diantaranya; meningkatkan kualitas pengajaran dengan menambah kapasitas dosen, memperbaiki sistem belajar dan penilaian ujian, pengembangan akreditasi jurnal STIK Polri dan kemampuan penyelesaian masalah.


Selain itu juga menetapkan pembangunan zona integritas, kemudian merevisi kurikulum pendidikan yang diseleraskan dengan perkembangan teknologi dan kehidupan masyarakat, melakukan renovasi dan peningkatan fasilitas gedung perkuliahan, menyelenggarakan seminar bertaraf internasional, mengadakan kerjasama dengan Universitas Bina Nusantara, lalu mengadakan kerjasama dengan pihak luar negeri seperti New Zealand, Inggris dan Korea Selatan dalam bentuk short course.


"Atas nama pimpinan Polri, selamat dan sukses kepada 180 wisudawan S1, 31 wisudawan S2 dan lima wisudawan S3 karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan," kata Kapolri dalam amanatnya.


"Bagi yang mendapatkan penghargaan janganlah berpuas diri dan bagi yang belum tetap bersemangat. Yang terpenting bagaimana rekan-rekan bisa mengaplikasikan ilmu yang dimiliki sebagai bekal ketika kembali bertugas di lapangan, sehingga mampu mendapat penghargaan dari masyarakat," tandasnya.


Selain pesan dari Wakapolri dan amanat dari Kapolri, dalam acara penutupan pendidikan dan wisuda mahasiswa STIK, sebelumnya juga ada orasi ilmiah oleh Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwi Laksana. Orasi berjudul "Implementasi Ilmu Kepolisian Dalam Mendukung Grand Strategy Polri Melalui Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas" yang merupakan tema dalam upacara wisuda pada tahun ini.


 JAKARTA – Kembali Litbang Kompas melakukan survei terkait citra lembaga negara pada 27 Mei-2 Juni 2024.


Survei tersebut dilakukan melalui melalui wawancara tatap muka kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.


Hasil dari metode survei yang memiliki tingkat kepercayaan 95% dan margin of error plus minus 2,83 persen itu menunjukkan sejumlah lembaga negara tercatat tren kenaikan citra positif.


Litbang Kompas menyatakan survei ini sepenuhnya dibiayai oleh harian Kompas  dan kesalahan di luar penarikan sampel masih bisa terjadi. 


Dari hasil survei tersebut menunjukkan citra lembaga TNI dan Polri bertahan di urutan teratas yakni  citra baik TNI berada di angka 89,8 persen dan diurutan kedua Citra baik Polri  menunjukan angka 73,1 persen.  


Berikut hasil lengkap Survei Citra Lembaga Negara versi Litbang Kompas :


TNI

Baik 89,4%

Tidak tahu 7,3%

Buruk 2,9%


Polri

Baik 73,1%

Tidak tahu 4,4%

Buruk 22,5%


DPD

Baik 68,6%

Tidak tahu 15,7%

Buruk 15,7%


Kejaksaan

Baik 68,1%

Tidak tahu 20%

Buruk 11,9%


Mahkamah Agung

Baik 64,8%

Tidak tahu 18,7%

Buruk 16,5%


DPR

Baik 62,6%

Tidak tahu 8,9%

Buruk 28,5%


Mahkamah Konstitusi

Baik 61,4%

Tidak tahu 19,3%

Buruk 19,3%


KPK

Baik 56,1%

Tidak tahu 10,5%

Buruk 33,4%


Dengan demikian, citra Positif TNI – Polri masing – masing ada peningkatan jika dibandingkan survei serupa pada Desember 2023. (*)


 SURABAYA – Sinergitas dan soliditas TNI – Polri di Jawa Timur terus dibangun oleh Polda Jawa Timur bersama Kodam V Brawijaya.


Hal itu seperti pada rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-78 dimana Polda Jawa Timur menggelar olahraga bersama Sinergitas TNI-Polri dan instansi samping.


Panggung Prajurit yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Jatim itu selain dengan olahraga bersama juga digelar pasar murah produk UMKM.


Pada kegiatan tersebut selain senam pagi juga digelar sepak bola mini soccer yang diikuti oleh pejabat utama baik dari TNI maupun Polri. 


Pesan dari perlombaan ini untuk mengeratkan silaturahmi serta sinergitas TNI-Polri, agar tugas kedepan bisa dihadapi bersama dengan kekompakan TNI-Polri.


Kegiatan olahraga bersama pada panggung prajurit itu diikuti lebih kurang 1.800 prajurit TNI maupun Polri . 


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si mengatakan olahraga bersama ini bertujuan untuk merekatkan tali silaturahmi dan sinergitas serta soliditas TNI – Polri khususnya di Jawa Timur.


"Agenda kedepan mengamankan pilkada serentak pada bulan November 2024,Polda Jatim tidak sendirian melainkan juga dengan rekan – rekan TNI,”ungkap  Irjen Pol Imam Sugianto, Jumat (21/6/2024).


Kapolda Jatim menyebut, sinergitas dan soliditas sangat penting dalam mewujudkan tujuan utama yaitu tercipta dan terpeliharanya Kamtibmas suatu wilayah.



“Jadi kami TNI – Polri juga menggandeng stakeholder yang ada termasuk Masyarakat dalam hal mewujudkan Kamtibmas yang kondusif,”tambah Irjen Imam.


Sementara itu untuk pengamanan Pilkada serentak tahun 2024, pola pengamanan berbeda dengan Pilpres, dimana saat ini kata Kapolda Jatim masih dipetakan masing masing daerah.


"Indeks kerawanan masing - masing daerah sedang kita petakan nanti menjelang penetapan Paslon pada bulan Agustus - September akan diketahui bagaimana pola pengamanan di masing masing daerah,"pungkas Kapolda Jatim.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Gubernur AAL, Danlantamal, Kasdam V Brawijaya, Dankasgartap III, Waka Polda Jatim  Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, serta Pj Gubernur Adi Karyono dan Bhayangkari Polda Jatim. (*)