Select Menu

aktual

aktual

Ads

TERKINI

Lorem 1

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

BONDOWOSO – Kepolisian Resor Bondowoso Polda Jatim kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas peredaran narkoba. 

Melalui serangkaian penyelidikan dan operasi intensif yang dilakukan sepanjang Mei 2026, Polisi berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika antar wilayah yang selama ini beroperasi di Kabupaten Bondowoso.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., menyatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Satresnarkoba dalam melakukan pemetaan, pemantauan, serta pengembangan informasi di lapangan.

"Dalam pengungkapan kasus narkoba selama Mei 2026, kami berhasil mengamankan sejumlah pelaku yang diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba antar wilayah,"ujar AKBP Aryo, Sabtu (6/6/26).

Dari tangan para tersangka, petugas menyita 1.306 butir pil koplo jenis Y serta 23 paket sabu dengan berat bruto sekitar 18 gram yang telah dikemas dan diduga siap diedarkan.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Bondowoso AKP Deky Zulkarnain menjelaskan bahwa saat ini seluruh tersangka telah diamankan di Mapolres Bondowoso guna menjalani proses hukum lebih lanjut. 

"Kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

"Setelah proses penyidikan rampung, para tersangka akan diserahkan kepada pihak kejaksaan untuk menjalani tahapan penuntutan," kata AKP Deky.

Polres Bondowoso Polda Jatim memastikan upaya pemberantasan narkoba akan terus digencarkan melalui kegiatan preventif maupun represif.

Hal itu guna menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Bondowoso.

"Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkoba di Kabupaten Bondowoso," pungkasnya. (*)


 

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan patroli malam di sepanjang Jalan Ngawi–Paron guna mengantisipasi aksi balap liar dan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknik (Spektek) termasuk penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat, Sabtu (6/6/26).

Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas Satlantas Polres Ngawi menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berkaitan dengan balap liar dan kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis. 

Terhadap para pelanggar, petugas langsung melakukan tindakan tegas berupa penilangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Ngawi,AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika menyampaikan bahwa patroli dan penindakan akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

Ia menegaskan, balap liar dan penggunaan knalpot brong tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. 

"Oleh karena itu, kami akan terus melaksanakan patroli serta penegakan hukum secara tegas terhadap para pelanggar,” tegasnya.

Polres Ngawi Polda Jatim juga mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya kalangan generasi muda, agar tidak melakukan balap liar dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Dengan adanya patroli dan penindakan tersebut, diharapkan situasi kamtibmas serta kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman, tertib, dan kondusif. (*)


 

MALANG – Polres Malang Polda Jatim menggelar aksi bakti religi dengan membersihkan sejumlah tempat ibadah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. 

Salah satu kegiatan dilakukan di Pura Kahyangan Jagat Kendalisodo, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Malang Polda Jatim bersama pengurus tempat ibadah dan masyarakat setempat. 

Sejumlah area pura dibersihkan, mulai halaman, fasilitas umum, hingga lingkungan sekitar tempat ibadah.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, bakti religi menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat lintas agama.

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus bentuk penghormatan kepada seluruh umat beragama. Melalui bakti religi, kami ingin mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta toleransi di Kabupaten Malang," ujar AKBP Taat.

Menurutnya tempat ibadah merupakan sarana penting dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat sehingga perlu dijaga bersama.

"Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin memperkuat semangat gotong royong. Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi Polri untuk terus hadir, mengabdi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar," katanya.

Selain di Pura Kahyangan Jagat Kendalisodo, aksi bersih-bersih juga dilaksanakan di sejumlah tempat ibadah lainnya di wilayah Kabupaten Malang sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Malang menambahkan, kegiatan sosial dan kemasyarakatan akan terus digelar menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Semangat pengabdian itulah yang terus kami dorong dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80," pungkasnya. (*)


 

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi kemanusiaan. 

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran kepolisian menggelar bakti kesehatan berupa donor darah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di halaman Mapolres Lumajang, Jumat (5/6/2026).

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan kegiatan bakti kesehatan yang digelar Polres Lumajang Polda Jatim itu bukan sekadar agenda seremonial tahunan. 

Ia menyebut, bakti kesehatan berupa donor darah juga menjadi simbol kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

"Ini bagian dari wujud Polri Untuk Masyarakat, dimana Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui aksi-aksi kemanusiaan,” kata AKBP Alex.

Sejak pagi, personel Polres Lumajang bersama instansi lintas sektor, Bhayangkari, Pramuka, dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti kegiatan donor darah.

Sebelum mengikuti donor darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga kondisi fisik secara umum

Melalui kegiatan ini, Polres Lumajang Polda Jatim menargetkan terkumpulnya puluhan kantong darah yang nantinya disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

"Hasil donor kita salurkan ke PMI untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya," kata AKBP Alex.

Ia mengungkapkan, kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan masih cukup tinggi. 

Karena itu, keterlibatan anggota Polri bersama masyarakat dalam kegiatan donor darah diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Kapolres Lumajang menambahkan, donor darah juga menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. 

Menurutnya, setetes darah yang didonorkan dapat memberikan harapan hidup bagi mereka yang sedang membutuhkan.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat,” pungkas AKBP Alex. (*)
SIDOARJO - Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional. 

Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Polresta Sidoarjo dan jajarannya melakukan pendampingan dan pemantauan lahan pertanian.

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan program P2B berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, jajaran Polresta Sidoarjo masif turun lapangan selain untuk memastikan kondusifitas kamtibmas juga melakukan pendampingan warga tani," kata Kombes Tobing, Jumat (5/6/26).

Kapolresta Sidoarjo menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat dan kelompok tani.

Menurut Kombes Tobing, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan semua pihak. 

Melalui peran Bhabinkamtibmas dan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan produktif agar mampu menghasilkan komoditas pangan yang bernilai ekonomi.

Sementara itu saat ditemui di lapangan, Kapolsek Krembung AKP I Wayan Wiratmaja Swetha menjelaskan bahwa pendampingan kepada warga dilakukan secara berkelanjutan.

Hal itu lanjut AKP Wayan, agar masyarakat semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Kapolresta Sidoarjo, kami bersama anggota rutin melakukan pemantauan dan perawatan tanaman di lahan pekarangan warga," ujarnya.

Melalui program P2B, Polresta Sidoarjo Polda Jatim berharap lahan-lahan produktif di wilayah Sidoarjo dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan hasil pertanian, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. (*)
JEMBER – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Jember Polda Jatim menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah tempat ibadah dan lokasi bersejarah, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja GKJW Jalan Karimata, Masjid Baitus Salam Jalan Letjen Panjaitan, serta kawasan Tugu Perjuangan Polri Palagan Jomerto. 

Personel Polres Jember Polda Jatim bergotong royong membersihkan area tempat ibadah, halaman, saluran air hingga lingkungan sekitar.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condro Putra melalui Kasi Humas, Ipda Firmansyah mengatakan kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke - 80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan," ujar Ipda Firmansyah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis antarumat beragama di Kabupaten Jember.

“Melalui kegiatan ini kami ingin dan memperkuat semangat kebersamaan,”kata Ipda Firmansyah.

Ia menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan, toleransi serta semangat gotong royong.

Sementara itu warga dan pengurus tempat ibadah menyambut baik kegiatan tersebut. 

Mereka mengapresiasi kepedulian Polres Jember yang turut membantu menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah sehingga terasa lebih nyaman dan asri.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember terus berkomitmen hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. (#)
JAKARTA – Subdirektorat Pelatihan Satwa (Subditlatsatwa) Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri resmi menutup Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Bintara Pawang Satwa Anjing/K-9 Pelacak Korban Bencana dan Bintara Aswasada (Pawang Kuda) Tahun Anggaran 2026.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kasubditlatsatwa Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Dadiyo, S.I.K., selaku Inspektur Upacara di Lapangan Upacara Subditlatsatwa, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (4/6/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras Ditpolsatwa, perwakilan Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri, satu pleton aswasada beserta turangga (kuda), serta satu pleton pawang satwa K-9.

Sebanyak 72 personel bintara dinyatakan lulus dan hadir lengkap dalam penutupan diklat ini. Angka tersebut terbagi atas 36 personel Dikbangspes Bintara Pawang Satwa K-9 Pelacak Korban Bencana dan 36 personel Dikbangspes Bintara Aswasada.

Kombes Pol Dadiyo, S.I.K., menyatakan bahwa seluruh rangkaian pendidikan berjalan dengan baik, aman, dan lancar sesuai dengan rencana. Pelatihan intensif ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel Polri dalam menunjang operasi kemanusiaan, khususnya mitigasi bencana alam dan pengamanan wilayah.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan sesi peragaan ketangkasan operasional satwa yang dipersembahkan langsung oleh para peserta didik di hadapan para undangan. (*)